Showing posts with label AutoCAD Land Desktop. Show all posts
Showing posts with label AutoCAD Land Desktop. Show all posts

Thursday, August 12, 2010

Pengaturan Bentuk dan Ukuran Titik Ukur-AutoCAD LD

Pengaturan bentuk dan titik ukur melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Klik -> Marker pada menu tersebut (Gambar dibawah),
  2. Kemudian pilih bentuk titik (point) yang dikehendaki. Misalnya klik –> tanda + dan Ο, maka akan terbentuk suatu titik yang merupakan kombinasi dari kedua tanda tersebut atau bisa juga hanya memilih salah satu tanda saja
  3. Setelah itu untuk memilih ukuran titik, klik -> Size In Absolute Units lalu isikan ukuran titik yang dikehendaki pada kotak size. Misalnya 5

    - Selanjutnya jangan di klik -> OK, karena masih berlanjut ke tahap pengaturan warna teks titik bor

    clip_image002[5]

    Tuesday, August 3, 2010

    Membuat file baru-AutoCAD LD

    Setelah program ALD dibuka,  pertama hars dilakukan adalah membuat file baru (open new file). Hal ini dapat dilakukan dengan mengklik pada tool bar atau enu bar, sehingga pada layar monitor terlihat tampilan seperti pada Gambar 1.image yakni kotak dialog New Drawing Project Base

      

    Selanjutnya untuk memberi nama direktori atau folder baru (project path), nama gambar (drawing name), dan file, dapat dilakukan dengan cara mengetik atau menggunakan file yang sudah ada.

    Contoh pengisian kotak dialog dapat dilakukan sambil memperhatikan Gambar diatas berikut ini :

     

    1. Ketik nama gambar pada kotak Drawing Name

      b.

    2. Pilih direktori yang diinginkan dengan browse

    3. Klik pada create project dan akan muncul tampilan sepertu Gambar image berupa kotak dialog project details

    4. Pilih pada kotak prototype dan isi dengan default (meter)

    5. Ketik nama proyek/file pada kotak project information/name

    6. Klik OK, maka akan muncul kembali Gambar 1.2 tetapi dengan nama file/proyek yang baru (pada kotak project path)

    7. Klik OK

    8. Akhirnya pembuatan file baru dan nama gambarnya sudah terlaksana dengan susunan : …1..\...2…\dwg\...3…dwg, yang artinya nama pertama direktori, nama kedua file/proyek, nama keriga gambar dan ekstensinya.imageimage 

      Sebelum mulai membuat gambar, maka langkah a sampai dengan h diatas harus dilakukan, karena tanpa itu biasanya di layar ALD akan muncul pernyataan seperti pada Gambar 1.4 pada saat memasukkan data titik ukur.image

    Saturday, July 3, 2010

    Input Data (3)-AutoCAD LD

    • Cara dengan sudut putar

    Sudut putar merupakan sudut yang diukur antar sisi utama (salah satu sisi poligon) dan sisi ke arah titik ukur bantu dengan salah satu titik ukur utama sebagai pusat putaran. Bila arah putarannya searah jarum jam maka disebut sudut putar positif (+) dan sebaliknya apabila berlawanan arah dengan arah jarum jam maka disebut sudut putar negatif (-).

     

     

    Cara ini umumnya degunakan juga untuk mendudukkan titik ukur bantu yang berada di sekitar titik ukur utama. Ia akan dihitung koordinatnya. Tetapi diuur sedut putarnya terhadap sisi antara dua titik ukur utama dan jaraknya dari titik ukur utama. Sebagai contoh titik kur utama (diambil dari salah satu sisi poligon), sedangkan titik ukur a, b, c, dan d sebagai titik ukur bantu yang diketahui sudut putar dan jaraknya masing-masing dari titik G.

     

    Tahapan untuk memudahkan titik  tersebut, dimulai dengan klik – point pada menu bar, klik – create point, dan pilih dengan turned angle. Pertanyaan akan muncul pada perintah ketikan (command) secara berurutan dan wajib diisi sebagai berikut :

    image

    1. Select line (or point) : klik kursorpada sisi utama misalnya : pada garis GD .

    2. Type of angle (deflection/<turned>):isikan/ketiklah T, tekan enter.
    3. Angle : isikan /ketiklah sudut putarnya (<Dga) misalnya : 93.0414, tekan enter
    4. Distance : isikan/ketiklah deskripsi titik ukur bantu, misalnya : 7.757 tekan enter
    5. Description : isikan / ketiklah deskripsi titik ukur bantu, misalnya : a enter
    6. Elevation : isikan/ketiklah ketinggian titik ukur bantu (a), misalnya 17, tekan enter
    7. Tekan enter 2 kali.

    Friday, July 2, 2010

    Input Data (2)-AutoCAD LD

    • Cara dengan koordiat

     

     

    Mendudukkan titik ukur dengan cara koordinat. Dimulai dengan klik – pont pada menu bar, klik – create point, dan pilih dengan klik – northing/easthing  . selanajutnya akan muncul pertanyaan pada perintah ketikan (command) secara berurutan dan wajib diisi sebagai berikut :

     

    1. Easthing : isikan / ketiklah data absisi (E) titik ukur, misalnya 100 tekan enter

    2. Northing : isikan / ketiklah data ordinat (N) titik ukur , misalnya 250, tekan enter

    3. Descriptin : isikan / ketiklah, misalnya A, tekan enter

    4. Elevation : isikan / ketiklah, misalnya 9, tekan enter

    Selanjutnya pada perintah ketik akan muncul lagi pertanyaan mulai dari urutan 1 hingga 4 diatas, untuk mengisi data titik ukur sudah masuk, akhiri perintah dengan tekan enter. Sekarang di layar muncul secara utuh tampilan titik yang terdiridari nomor urut, tanda titik ukur (X) dan angka elevasi, serta deskripsinya.

    image

    • Cara dengan azimut

     

     

     

     

     

    Azimut merupakan sudut yang diukur antara arah utara (N) dan titik ukur bantu dengan titik ukur utama sebagai pusat putaran. Bila arah putar searah dengan jarum jam maka dsebut dengan azimut postif (+), sebaliknya bila arah putar melawan jarum jam maka disebut asimut negatif (-).

     

    Cara ini basanya digunakan untuk mendudukkan titik ukut bantu yang berada di sekitar titik ukur utama. Ia tidak dihitung koordinatnya, tetapi diukur azimut dan jaraknya dari titik ukur utama. Sebagai contoh, titik ukur G . digunakan sebagai titik ukut utama , sedangkan titik ukur a, b, c, dan d sebagai titik ukur bantu yang diketahui azimut dan jaraknya masing-masing dari titik G.

     

    Urutan tata cara mendudukkan titik ukur tersebut, dimulai dengan klik- points pada menu bar, klik – create point dan pilih dengan klik- direction.

    image

    1. Starting point : klik kursor pada titik G

    2. Quadrant (1-4) (azimuth/point) : isikan / ketiklah A, enter

      .

    3. Azimut (DDD,MMSS): isikan/ketiklah asimutnya, misalnya 50.2020, tekan enter,

    4. Distance : isikan / ketiklah jaraknya, misalnya 75.00

    5. Description : sisikan/ketiklah, misalnya :a tekan enter

    6. Elevation (non) (or ): isikan / ketiklah, misalnya 18.00, tekan enter,

    7. Tekan enter 2 kali lagi.

    Selanjutnya pada perintah ketik muncul lagi pertanyaan mlai dari urutan 1 hingga 6 diatas, untuk mengisi data titikbantu berikutnya yakni titik b sampai dengan titik d. bila semua titik kur sudah masuk, maka setelah urutan ke 6 akhiri perintah dengan tekan enter sekali lagi. Sekarang di layar muncul (secara utuh) seperti tampak pada gambar dibawahm yang terdiri dari titik utama G dan titik bantu a, b, c, dan d dengan tanda titik ukur (X) dan angka selevasi serta deskripsinya. Disini nmor urut titik ukur (number) tidak dimunculkan (unvisible), hal ini dapat dilakukan saat pengaturan titik .

    Thursday, July 1, 2010

    Input Data (1)-AutoCAD LD

    Input data biasanya disebut mendudukkan titik ukur atau plotting data, merupakan pekerjaan awal penggambaran peta. Titik ukur yang telah dihitung dan memiliki posisi E (sejajar arah timur/sumbu X), N (sejajar arah utara/sumbu Y), dan Z (sejajar rah vertikal/ketinggian) dapat dilakukan dilayar ALD.

    image Gambar diatas

    menunjukkan beberapa pilihan cara mendudukkan titik ukur di layar ALD. Untuk membuka klik point pada menu bar, kemudian create point dan akan muncul pilihan tersebut, antara lain : manual, northng/easting, direction dan seterusnya.

    Disini tidak akan dibahas semua cara mendudukkan titik ukur, melainkan hanya beberapa saja yang dinilai praktis atau sering dipakai, antara lain manual, northing/easthing, direction dan turned angle.

    Sebagai penuntun cara memasukkan data, maka digunakan data titik ukur seperti pada tabel dibawah ini.

     

     

    No

    East

    North

    Elevasi

    Deskripsi

    P

    E

    N

    Z

    D

    1

    100

    250

    9

    A

    2

    120

    250

    14

    B

    3

    140

    250

    16

    C

    4

    130

    240

    17

    D

    5

    110

    240

    11

    E

    6

    100

    230

    14

    F

    7

    120

    230

    16

    G

    8

    140

    230

    19

    H

    9

    130

    220

    17

    I

    10

    130

    220

    20

    J

    1. Cara Manual

    2. Mendudukkan titik ukur secara manual merupakan cara yang paling mudah, seperti menggambar sebuah atau beberapa titik di layar AutoCAD pada umumnya. Bedanya disini, titik ukur yang didudukkan dengan ALD mempunyai efek sebagai data base, yang memiliki koordinat dan elevasi, jadi bukan sekedar gambar titik biasa. Berikut ini diambil contoh sederhana dari cara manual, misalnya data dari titik ukur seperti pada tabel diatas.

      Proses selanjutnya, dilayar akan muncul tampilan seperti pada gambar 1.6, kemudian klik – manual untuk menentukan pilihan secara manual (gambar 1.7) dan akan muncul pertanyaan pada perintah ketikan (command) secara berurutan dan wajib diisi sebagai berikut:

      • Next point; isikan / ketiklah koordinat titik ukur, misalnya 100.000,250.000, tekan enter.

      • D

        escription : isikan/ketilah, misalnya A, tekan enter

        3.

      • Elevation ; isikan/ketiklah, misalnya 9,00 tekan enter.

      Selanjutnya pada perintah ketik akan muncul lagi pertanyaan mulai dari urutan 1 hingga 3 diatas, untuk mengisi data titik ukur sudah masuk, akhiri perintah tampak pada gambar 1.4 yang terdiri dari nomor urut, tanda titik ukur (X) dan angka elevas serta deskripnya.image Guna

      mengecek apakah titik ukur tersebut berkedudukan sesuai nilai koordinatnya, pada menu bar dapat di klik – dimension, klik – koordinat.

      Letakkan kursor pada pusat titik ukur dan kllik lalu gerakkan kursor ke arah vertikal dan klik, maka akan muncul angka easting-nya. Letakkan sekali lagi dan gerakka kursor ke arah horisontal dan klik, maka akan muncul angka northing.

    BERSAMBUNG….(2)

    Monday, March 1, 2010

    Macam Data di AutoCAD Land Desktop

    image Program AutoCAD Land Development merpakan pengembangan dari program AutoCAD dan AutoCAD Map, sedangkan farian dari Land Development terdiri dari versi, AutoCAD Survey, AutoCAD Civil dan AutoCAD Overlay.

     

    Data-data yang dapat di-input ke dalam program ALD dibagi menjadi tiga macam.

    1. Data yang bersumber dari loading alat ukur, seperti theodolit.

    2. Data yang bersumber dari import file extensi .dat, .xls, .csv, .dgn.
    3. Data yang bersumber dari data baku hasil pengukuran

       

      Dari macam-macam data tersebut yang sering digunakan dan paling mudah yaitu data yang bersumber import file dan data dari pengolahan data baku hasil pengukuran.

      Data-data sumber import ada beberapa macam, antara lain.

      • Import microstation file, format yang dipakai berupa file .dgn

      • Import ASCII point file, format yang dipakai berupa file .txt, data yang dapt dimsukkan berupa, nomor, northing, easthing, elevation dan description.

        Dalam penyajiananya ALD masih berupa default, yaitu bentuk standar dari perincian program yang berasal dari AutoCAD coursware.

    Sunday, February 28, 2010

    Pendahuluan-AutoCAD Land Development

    imageAutoCAD Land Desktop (ALD) merupakan suatu program yang berbasis pada AutoCAD yang diarahkan secara khusus untuk dapat diaplikasikan dalam mengelola pemetaan dan dasar-dasar perencanaan pekerjaan rekayasa penambangan, sipil dll.

     

    Setelah program AutoCAD Land Development dijalankan, maka dapat dilihat pada monitor tampilan seperti pada Gambar  dibawah ini. image Pada layar monitor dibagi menjadi dua ruang. Ruang dibagian kiri dinamakan layar proyek. Layar ini ini berfungsi sebagai petunjuk nama gambar (drawing name) yang sedang diaktifkan pada file proyek dan file khusus lainnya seperti drawing, topologies, link template, data source, dan quary library. Sedangkan ruang di bagian kanan disebut layar kerja yang digunakan sebagai tempat untuk menggambar.

     

    Disekitar layar tersebut terdapt beberapa menu dalam bentuk tulisan maupun simbol untuk mengoperasikan ALD, antara lain :

    1. File kerja menunjukka sebuah file yang sedang digunakan untuk bekerja

    2. Menu bar merupakan deretan menu yang telah disediakan dalam bentuk tulisan, sehingga dapat dibaca
    3. Tool bar juga merupakan deretan menu tetepi dalam bentuk sismbol atau ikon
    4. Layar merupakan susunan lembar-lembar gambat seperti halnya medi transparan yang diguanakn untuk melukis banyak gambar, yang pada tiap layernya terlukis potongan dari gambar utama (lengkap), sehingga bilamana seluruh layer ditumpang tindihkan akan mengadi satu kesatuan gambat utama yang lengkap.
    5. Kursor merupakan simbol berwujud (dua garis bersilang) yang digerakkan mengikuti gerakan mouse, sebagai ganti jari telunjuk tangan pengguna untuk menekan tombol ikon, menu maupun gambar pada layar kerja.
    6. Salib sumbu pada layar kerja menunjukkan bidang dua dimensi (X dan Y), X sejajat arah timur (Easting) sedangkan Y sejajar arah utara (North)
    7. Perintah ketik (command) merupakan deretan tempat untuk melaksanakan perintah dengan mengetik beberapa huruf
    8. File aktif merupakan beberapa nama file yagn sedang diaktifkan tetapi di luar file yagn sedang digunakan untuk bekerja.